Asal-Usul Hewan dan Evolusi 

Asal-Usul Hewan dan Evolusi 

Dari awal, bakteri mungkin telah memainkan peran penting dengan membantu dalam asal-usul organisme multiseluler (sekitar 1-2 miliar tahun yang lalu) dan pada asal-usul hewan (sekitar 700 juta tahun yang lalu).

Para peneliti baru-baru ini menemukan bahwa salah satu kerabat terdekat hewan multisel, sel choanoflagellate, merespons sinyal dari salah satu bakteri mangsanya. Sinyal-sinyal ini menyebabkan membagi sel choanoflagellate untuk mempertahankan koneksi, yang mengarah pada pembentukan koloni yang terkoordinasi dengan baik yang mungkin telah menjadi organisme multiseluler. Peran bakteri dalam proses ini tidak mengecualikan perspektif lain tetapi menambah pertimbangan tambahan.

Bakteri juga memainkan peran penting dalam membantu mereka sepanjang jalur evolusi mereka. Sementara perkembangan hewan secara tradisional dianggap diarahkan terutama oleh genom hewan itu sendiri dalam menanggapi faktor-faktor lingkungan.

Penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa perkembangan hewan lebih baik dianggap sebagai orkestrasi antara hewan, lingkungan, dan koevolusi berbagai spesies mikroba. Salah satu contoh koevolusi ini mungkin terjadi ketika mamalia berevolusi endotermin, atau kemampuan untuk mempertahankan suhu konstan sekitar 40 ° C (100 ° F) dengan cara metabolisme. Ini juga merupakan suhu di mana mitra bakteri mamalia bekerja pada efisiensi optimal, menyediakan energi untuk mamalia dan mengurangi kebutuhan makanan mereka. Temuan ini menunjukkan bahwa suhu yang disukai bakteri mungkin telah memberikan tekanan seleksi pada evolusi gen yang terkait dengan endotermia.

Jika Artikel Ini Bermanfaat, Silakan Share :