LUPUS

LUPUS

Lupus

Mei adalah bulan kesadaran Lupus dan 10 Mei diperingati sebagai Hari Lupus Sedunia. Bulan depan sudah memasuki Mei, mari kita simak penjelasan tentang apa sih Lupus itu. Lupus adalah penyakit autoimum atau kelainan pada sistem kekebalan tubuh. Artinya, sistem kekebalan tubuh yang seharusnya melindungi tubuh dari serangan virus atau penyakit yang datang dari luar, yang terjadi malah sebaliknya, kekebalan tubuh menyerang jaringan tubuh kita sendiri. Sehingga mengakibatkan kerusakan atau pembengkakakan pada sendi,  paru-paru, jantung, darah, kulit dan lainnya. Kini kita tidak perlu khawatir dengan kekebalan tubuh kita sendiri yang dirasa belum seimbang dan ingin mencegah penyakit Lupus ini agar tidak menyerang kita. Kini sudah ada produk herbal yang akan menyeimbangan sitem kekebalan tubuh kita.

Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh Annals of the Rheumatic Disease belum lama ini, menemukan systemic lupus erythematosus terkait dengan pertumbuhan bakteri berlebih di usus.

“Studi menunjukkan pasien lupus memiliki mikrobioma usus yang berbeda dengan orang sehat dan berkolerasi dengan pertumbuhan penyakit ini,” tutur peneliti dari University of Buffallo, Jessy Alexander, dikutip dari Healthline.

The Lupus foundation of America memperkirakan sekitar 1,5 juta kasus terjadi di Amerika dan setidaknya 5 juta kasus terjadi di dunia. Setiap tahun diperkirakan terjadi sekitar 16 ribu kasus baru lupus.

Di Indonesia, jumlah pasti penderita lupus memang belum diketahui. Namun prevalensinya di masyarakat berdasarkan survey yang dilakukan Prof. Handono Kalim, dkk di Malang, memperlihatkan angka sebenar 0.5% terhadap total populazsi.

Penyakit lupus bisa menyerang siapa saja, meskipun sebagian besar menyerang wanita usia produktif (15-44 tahun), namun pria dan anak-anak juga bisa terkena lupus.

Orang yang mengidap lupus seringkali mengalami masa ketika penyakitnya remisi atau sedang diam dan masa saat penyakitnya kambuh.

Ketika kambuh, bakteri Ruminococcus gnavus berkembang dan merusak sistem kerja tubuh. Saat itu, DNA akan memproduksi antibodi yang keliru dan dibuat oleh bakteri tersebut.

Intinya adalah ketidakseimbangan bakteri baik dan jahat dalam tubuh/usus. Dan itu bisa diatasi dengan bakteri siklus dalam Prince Gold. Mari kita sama-sama menjaga sitem kekebalan tubuh kita agar tetap seimbang dengan mengkonsumsi Prince Gold. Di sini Prince Gold akan membantu menyeimbangkan bakteri siklus yang ada pada tubuh kita dan menjaganya agar tetap seimbang.

Prince Gold adalah bakteri Penyeimbang temuan ilmuan Ahli Koloni bakteri kompleks. Prof. Didi, Ph.D Lulusan Jepang. Beliau dikenal sebagai Mikro Kultur Bakteriologi. yang banyak melakukan penelitian untuk Jepang dan juga PBB.

 

Jika Artikel Ini Bermanfaat, Silakan Share :
Penyebab Radang Sendi

Penyebab Radang Sendi

Radang sendi atau disebut juga sebagai artritis merupakan suatu kondisi terjadinya peradangan (inflamasi) dalam satu atau beberapa sendi. Gejala yang dirasakan penderita biasanya berupa nyeri, bengkak, kemerahan, atau sensasi hangat pada sendi. Radang sendi juga dapat menyebabkan sendi menjadi kaku dan sulit untuk digerakkan.

Risiko terkena radang sendi biasanya meningkat seiring pertambahan usia. Selain itu, obesitas, jenis kelamin, dan riwayat kesehatan keluarga juga dapat turut berpengaruh. Terlebih lagi jika ada riwayat cedera pada sendi, maka rasa sakit di sekitar sendi tersebut dapat kambuh di kemudian hari.

Ketika peradangan terjadi, bahan kimia dari tubuh dilepaskan ke dalam darah atau jaringan yang terkena. Rilis bahan kimia ini meningkatkan aliran darah ke daerah cedera atau infeksi dan dapat menyebabkan kemerahan dan kehangatan. Beberapa bahan kimia menyebabkan kebocoran cairan ke dalam jaringan, sehingga terjadi pembengkakan. Proses ini dapat merangsang saraf dan menyebabkan nyeri.

Tidak ada penyebab tunggal dari semua jenis arthritis. Penyebab radang sendi bervariasi sesuai dengan jenis atau bentuk radang sendi.

Kemungkinan penyebab radang sendi termasuk:

  • Cedera, menyebabkan artritis degeneratif
  • Metabolisme abnormal, menyebabkan goutdan pseudogout
  • Keturunan, seperti pada osteoartritis
  • Infeksi, seperti pada arthritis penyakit Lyme
  • Disfungsi sistem kekebalan tubuh, seperti RA dan SLE

Sebagian besar jenis arthritis terkait dengan kombinasi faktor, tetapi beberapa tidak memiliki penyebab radang sendi yang jelas dan tampaknya tidak dapat diprediksi dalam kemunculannya.

Beberapa orang mungkin secara genetis lebih mungkin mengembangkan kondisi artritis tertentu. Faktor tambahan, seperti cedera sebelumnya, infeksi, merokok dan pekerjaan yang menuntut fisik, dapat berinteraksi dengan gen untuk lebih meningkatkan risiko radang sendi.

Untuk menghindari dan mengatasi radang sendi kita dapat mengkonsumsi obat-obatan baik itu herbal ataupun kimia. Pada sebagian orang ada kecemasan untuk mengkonsumsi obat dari bahan kima dan memilih beralih mengkonsumsi obat herbal. Kami punya solusi untuk anda yang lebih memilih mengkonsumsi obat herbal. Prince Gold solusinya. Prince Gold merupakan obat herbal yang terbuat dari bahan alami dengan mikroba atau bakteri siklus. Prince Gold diformulasikan untuk mengobati berbagai macam penyakit berat seperti Stroke , Kanker, Radang Sendi, Asam Urat, Lupus, dan Kolestrol.

Prince gold diciptakan untuk MENYEIMBANGKAN BAKTERI BAIK & BAKTERI JAHAT UNTUK MENGEMBALIKAN FUNGSI SEL yang merupakan perpaduan bahan Alami dengan Mikroba atau Bakteri Siklus, yaitu: Minyak Ikan, Pegagan, Madu, Gula Aren, Habbatussauda, dan Bakteri Siklus.

Jika Artikel Ini Bermanfaat, Silakan Share :
Kolesterol

Kolesterol

Pengertian Kolesterol

Kolesterol membantu tubuh memproduksi vitamin D, sejumlah hormon, dan asam empedu untuk mencerna lemak. Sebenarnya kolesterol dibutuhkan oleh tubuh untuk membantu membangun sel-sel baru agar tubuh bisa tetap berfungsi secara normal. D, sejumlah hormon, dan asam empedu untuk mencerna lemak.

Di dalam darah, kolesterol dibawa oleh protein. Gabungan keduanya disebut dengan lipoprotein. Dua jenis utama lipoprotein adalah lipoprotein dengan kepadatan rendah (LDL) yang biasa disebut dengan kolesterol jahat dan lipoprotein dengan kepadatan tinggi (HDL) yang biasa disebut dengan kolesterol baik.

LDL bertugas mengangkut kolesterol dari organ hati ke sel-sel yang membutuhkan. Namun jika jumlah kolesterol tersebut melebihi kebutuhan, maka dapat mengendap pada dinding-dinding arteri dan menyebabkan penyakit. Di lain sisi, HDL, sebagai kebalikan dari LDL, bertugas mengangkut kolesterol kembali ke dalam organ hati. Di dalam hati, kolesterol akan dihancurkan atau dikeluarkan oleh tubuh melalui kotoran.

Kadar kolesterol dalam darah yang disarankan bisa bervariasi, tergantung apakah orang tersebut memiliki risiko lebih tinggi atau lebih rendah untuk terkena penyakit pembuluh arteri. Jumlah kolesterol dalam darah bisa diukur dengan melakukan tes darah.

Sebaiknya melakukan pemeriksaan kadar kolesterol dalam darah jika kelebihan berat badan, memiliki tekanan darah tinggi, berpenyakit diabetes, atau memiliki penyakit lainnya yang dapat meningkatkan kadar kolesterol.

Diagnosis kadar kolesterol juga dianjurkan jika seseorang memiliki keluarga dekat yang menderita penyakit akibat kolesterol, atau keluarga dekat yang memiliki riwayat penyakit kardiovaskular pada usia dini.

Bagi mereka yang pernah terdiagnosis memiliki penyakit jantung koroner, stroke ringan, atau penyakit arteri perifer, disarankan melakukan pemeriksaan ini juga.

Penyebab Kolesterol Tinggi

Kolesterol tinggi atau hiperkolesterolemia adalah kondisi dimana tingkat kolesterol dalam darah yang melampaui kadar yang normal. Kondisi kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko terkena penyakit serius. Kolesterol itu sendiri adalah senyawa lemak berlilin yang sebagian besar diproduksi di hati dan sebagian lainnya didapatkan dari makanan. Penyakit yang mengintai penderita kolesterol tinggi biasanya dikaitkan dengan adanya pengendapan kolesterol berlebihan pada pembuluh darah, seperti serangan jantung dan stroke.

Menurut laporan WHO pada tahun 2011, diperkirakan sekitar 35 persen penduduk Indonesia memiliki kadar kolesterol lebih tinggi dari batas normal yang baik untuk kesehatan. Artinya sepertiga penduduk Indonesia berisiko tinggi terkena penyakit arteri.

Kelebihan kolesterol bisa terjadi akibat mengonsumsi makanan dengan kandungan kolesterol tinggi atau karena kurang berolahraga. Namun, kondisi ini juga bisa terjadi akibat faktor keturunan.

Dampak Kolesterol Tinggi

Ketika kolesterol berlebihan mengendap pada dinding arteri, maka aliran darah di jantung, otak, dan bagian tubuh lainnya bisa terhambat. Kolesterol tinggi meningkatkan risiko seseorang terkena penyempitan arteri atau aterosklerosis, penggumpalan darah di bagian-bagian tubuh tertentu, stroke ringan, stroke, dan serangan jantung.

Kadar kolesterol yang tinggi juga dapat menyebabkan rasa sakit di dada bagian depan atau pada lengan (angina) ketika seseorang mengalami stres atau melakukan kegiatan fisik yang berat. Selain itu, kolesterol tinggi juga meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit jantung koroner.

Jika tidak mengubah pola makan dan tidak berhenti merokok, penderita kolesterol tinggi akan lebih berisiko terkena stroke atau penyakit jantung. Pada rokok ditemukan sebuah zat kimia yang disebut akrolein. Zat ini dapat menghentikan aktivitas kolesterol baik atau HDL untuk mengangkut timbunan lemak menuju hati. Akibatnya bisa terjadi penyempitan arteri atau aterosklerosis.

Faktor Resiko Kolesterol

 

Risiko penderita juga meningkat jika dia menderita hipertensi, diabetes, atau memiliki keluarga yang menderita penyakit jantung atau stroke.

 

Kolesterol tinggi juga bisa disebabkan oleh kondisi genetik (keturunan) yang disebut dengan familial hypercholesterolaemia (FH). Kadar kolesterol penderita kondisi ini tetap tinggi meski telah mengonsumsi makanan sehat.

 

Pengobatan Kolesterol

 

Untuk menurunkan kadar kolesterol  dan menghindari risiko penyakit jantung tetap mengintai, sebaiknya periksakan diri ke dokter. Dokter biasanya akan melakukan pengobatan dengan memberi resep obat penurun kolesterol, seperti statin.

 

Pencegahan Kolesterol

 

Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang adalah salah satu langkah utama yang bisa dilakukan dalam mencegah atau menurunkan kadar kolesterol. Kandungan lemak dalam makanan harus rendah. Cobalah ganti konsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh dengan buah-buahan dan sayur-sayuran, serta biji- bijian utuh (misalnya roti gandum utuh). Dengan begitu, kadar kolesterol dalam tubuh akan tetap rendah. Selain diet  rutin dan turunkan berat badan bagi yang mengalami kelebihan berat badan. Tidak kalah penting, hindari merokok

Jika Artikel Ini Bermanfaat, Silakan Share :
STROKE

STROKE

Stroke adalah salah satu gejala yang dapat dialami oleh siapa saja, kapan saja dan dimana saja. Tidak pandang bulu laki-laki atau perempuan, tua ataupun muda. Hal inilah yang menjadikan seseorang merasa takut terhadap kondisi tersebut. Terdapat beberapa pendapat dari para ahli yang salah satunya menyatakan bahwa gaya hidup modern yang saat ini melanda masyarakat telah memudahkan seseorang mengalami stroke. Makanan beralkohol, rokok, diabetes militus juga dapat menyebabkan seseorang terkena stroke. Sehingga pola hidup harus dirubah dari yang mengkonsumsi beberapa makanan yang cenderung mengakibatkan stroke kea rah gaya hidup sehat, tidak hanya pola makan, tapi pola tidur, olah raga, pola kerja juga harus mulai ditata untuk menuju hidup sehat dan dapat terhindar dari stroke.

Stroke adalah keadaan darurat medis. Stroke terjadi ketika aliran darah ke otak berhenti dan adanya kematian sel-sel otak yang hanya dalam hitungan menit. Transient ischemic attacks (TIAs) terjadi ketika pasokan darah keotak secara singkat terganggu.
Terdapat beberapa gejala stroke seperti :

  • mati rasa mendadak atau kelemahan pada wajah, lengan atau kaki (terutama pada satu sisi tubuh)
  • kebingungan mendadak, kesulitan berbicara atau memahami pembicaraan
  • kesulitan mendadak melihat pada satu atau kedua mata
  • kesulitan berjalan tiba-tiba, pusing, kehilangan keseimbangan atau koordinasi
  • sakit kepala parah tiba-tiba tanpa diketahui penyebab

Berdasarkan hasil survey yang dilakukan oleh Dr Wu menyatakan bahwa :

  • 10% dari penderita yang terkena stroke pulih dengan sendirinya
  • 25% sembuh karena sedikit bantuan medis
  • 40% mengalami gangguan parah dan memerlukan bantuan khusus
  • 10% membutuhkan bantuan dari rumah rawat atau fasilitas bantuan lainnya
  • 15% meninggal karena serangan stroke

Biasanya apabila menjumpai seseorang yang terkena serangan stroke biasanya akan langsung dibawa ke rumah sakit, sebenarnya terdapat beberapa alternative atau pilihan terhadap seseorang yang terkena serangan stroke seperti :

  • Terapi stroke dengan rawat inap di rumah sakit
  • Unit perawatan subakut
  • Sebuah unit di rumah sakit dengan opsi perawatan secara individu
  • Terapi di rumah (dibantu tenaga profesional seperti suster)
  • Terapi rawat jalan (masih bisa melakukan segala sesuatu sendiri)
  • Fasilitas perawatan jangka panjang dengan terapi perawatan yang terampil dan profesional

Perlu diketahui bahwa untuk melakukan terpi pada penderita stroke terdapat beberapa ahli seperti : Psikiater , neurologist (ahli saraf) , Perawat Rehabilitasi , Terapis Fisik , Terapis Pekerjaan , Ahli Bicara Dan Wacana , Ahli Diet , Pekerja Social , Neuro Psikolog , Case Manager , Terapis untuk Rekreasi. Terdapat banyak terapi untuk penderita stroke salah satunya adalah dengan terapi stroke kognitif artinya mengolah kemampuan otak terhadap informasi yang masuk. Beberapa fungsi kognitif terdiri dari;

  • Meningkatkan kemampuan berkomunikasi secara lisan maupun tulisan
  • Meningkatkan kemampuan memecahkan masalah, membuat perencanaan, dan mempertimbangkan situasi
  • Meningkatkan kemampuan bersosialisasi
  • Meningkatkan daya ingat penderita serangan stroke
  • Meningkatkan kemampuan melakukan kegiatan fisik
  • Meningkatkan kesadaran posisi tubuh pada lingkungan sekitar

Namun demikian bagaimanapun mencegah lebih baik dari pada mengobati sehingga pengetahuan dan menjalani hidup sehat, baik dan benar sebagai pencegahan terhadap serangan stroke.

Jangan khawatir, kini untuk pencegahan dan pengobatan sudah tersedia Prince Gold.


Prince gold
 diciptakan untuk MENYEIMBANGKAN BAKTERI BAIK & BAKTERI JAHAT UNTUK MENGEMBALIKAN FUNGSI SEL yang merupakan perpaduan bahan Alami dengan Mikroba atau Bakteri Siklus, yaitu: Minyak Ikan, Pegagan, Madu, Gula Aren, Habbatussauda, dan Bakteri Siklus.

Jika Artikel Ini Bermanfaat, Silakan Share :
Bakteri bisa menurunkan Kolestrol

Bakteri bisa menurunkan Kolestrol

Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan pada tahun 2030 penyakit kardiovaskular atau penyakit jantung masih menjadi penyebab kematian utama di dunia. Faktor yang mempengaruhi timbulnya penyakit kardiovaskular, diantaranya adalah peningkatan kadar kolesterol khususnya LDL (Low Density Lipoprotein) yang biasa disebut sebagai hiperkolesterolemia.

Hiperkolesterolemia terjadi jika kadar kolesterol melebihi batas normal. Penyebabnya yaitu konsumsi makanan yang mengandung kadar kolesterol yang tinggi. Kadar kolesterol LDL menjadi berlebih sedangkan kolesterol baik HDL (High Density Lipoprotein) cukup sedikit sehingga tidak mampu melawannya.

Usaha yang dilakukan penderita hiperkolesterolemia untuk menurunkan kolesterol tubuh yaitu menggunakan obat-obatan, tetapi menimbulkan efek samping terhadap penderitanya. Penggunaan probiotik jenis strain tertentu belakangan ini dikembangkan untuk membantu menurunkan  kolesterol tubuh. Probiotik merupakan suatu mikroorganisme atau bakteri yang mempunyai kemampuan karena memiliki manfaat bagi manusia, misalnya mampu menurunkan kolesterol.

Terkait hal ini, sejumlah pakar dari Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan (IPTP) Fakultas Peternakan (Fapet) Institut Pertanian Bogor (IPB) melakukan penelitian potensi aktivitas hipokolesterol asam laktat yang diisolasi dari dangke dan daging sapi. Mereka adalah Hasniar Burhan, Irma Isnafia Arief dan Epi Taufik.

Salah satu peneliti, Irma mengatakan, asam empedu disintesis di dalam hati dari kolesterol dan disekresi sebagai glisin maupun taurin ke dalam usus dua belas jari. Keduanya berperan dalam memfasilitasi penyerapan lemak dan mengikuti sirkulasi enterohepatik. Selama disirkulasi dalam saluran pencernaan, garam empedu dapat mengalami modifikasi oleh mikrobiota usus.

Ia menuturkan, sifat alami bakteri asam laktat (BAL) bermanfaat dalam proses fermentasi dan kesehatan, serta aman untuk dikonsumsi oleh manusia. “Beberapa BAL memiliki kemampuan dalam menurunkan kadar kolesterol,” kata Irma dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Selasa (22/8).

Ia menambahkan, kemampuan dan sifat yang dimiliki oleh masing-masing strain bervariasi. “Perlu dilakukan seleksi keberadaan gen Bile Salt Hydrolase (BSH) atau hidrolisis garam empedu pada isolat asal dangke yang merupakan sejenis keju lunak yang berasal dari Kabupaten Enrekang Provinsi Sulawesi Selatan, dan daging sapi yang berasal dari pasar tradisional Bogor, Jawa Barat,” ujarnya.

Lebih lanjut, para peneliti dari IPB ini telah berhasil menemukan delapan strain bakteri asam laktat yang diisolasi dari dangke dan daging sapi yang berpotensi menurunkan kolesterol yaitu L. fermentum B111 dan L. plantarum IIA-1A5. “Strain bakteri ini telah dibuktikan dan diuji secara laboratorium dan tenyata memiliki potensi untuk menurunkan kolesterol,” katanya.

Ilmuan Ahli Koloni Bakteri Prof. Didi, Ph. D Ahli Mikro Kultur Bakteriologi, Lulusan Jepang 5 tahun ini juga berpendapat sama. Dan beliau juga telah menemukan formula berupa bakteri siklus. bakteri yang dapat mengontrol siklus kadar kolesterol sehingga kolesterol bisa normal.

Formula beliau dinamai Prince Gold.

 

Editor: Mustofa

Jika Artikel Ini Bermanfaat, Silakan Share :